Media Husada Journal Of Community Service
https://mhjcs.widyagamahusada.ac.id/index.php/jbo
STIKES Widyagama Husadaen-USMedia Husada Journal Of Community Service2961-998XPENYULUHAN PENTINGNYA PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENYEDIAAN AIR BERSIH DALAM MENCEGAH TERJADINYA STUNTING
https://mhjcs.widyagamahusada.ac.id/index.php/jbo/article/view/47
<p>Stunting adalah masalah gizi kronis pada anak yang dipengaruhi oleh akses air bersih dan sanitasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya penyediaan air bersih dalam pencegahan stunting melalui penyuluhan yang dilakukan di daerah X. Metode yang digunakan adalah media presentasi dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menujukan bahwa partisipasi masyarakat cukup aktif, meskipun pemahaman mengenai keterkaitan air bersih dan pencegahan stunting masih minim. Edukasi mengenai praktik higiene dan sanitasi makanan masih diperlukan untuk meningkatkan kesehatan anak. Kegiatan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya mengurangi stunting, serta perlunya program edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran akan sanitasi dan air bersih. Kesimpulannya, penyuluhan ini merupakan langkah penting dalam mengubah perilaku hidup sehat di masyarakat</p>Dinda Tsani Azzahra
Copyright (c) 2024 Media Husada Journal Of Community Service
2024-11-282024-11-283171210.33475/mhjcs.v3i1.47PEMBERDAYAAN KADER CILIK KESEHATAN (KLIK) UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN MENGHADAPI MENSTRUASI
https://mhjcs.widyagamahusada.ac.id/index.php/jbo/article/view/50
<p>Beberapa penelitian menunjukkan bahwa banyak siswi sekolah dasar (SD) yang tidak siap dalam menghadapi menstruasi. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan akan hal terkait menstruasi. Siswi SD cenderung merasa malu untuk membicarakan tentang menstruasi dengan orang dewasa dan sering bertanya pada sebayanya. Sebaya atau peer group sangat berpotensi menjadi kader perubahan perilaku positif akan menstruasi, namun jika tidak ditunjang dengan pengetahuan dan keterampilan yang sesuai, maka dapat berpotensi menyebabkan siswi tidak mendapatkan informasi yang benar akan menstruasi. Diperlukan suatu kegiatan untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswi sebagai kader. Pemberdayaan Kader Cilik Kesehatan (Klik) untuk meningkatkan kesiapan menghadapi menstruasi dipilih untuk mengatasi hal tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pemilihan lokasi kegiatan, koordinasi dengan mitra, penyusunan modul, pelaksanaan pre-test, pemberian materi pengetahuan dan keterampilan, serta pengukuran post-test. Kader yang terlibat sejumlah 20 siswi. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh Kader Cilik Kesehatan (Klik) (100%) mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi menstruasi. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengbdian masyarakat yang dilaksanakan meningkatkan kesiapan menghadapi menstruasi pada siswi SD.</p>Tiyas KusumaningrumRetnayu PradanieAria Aulia Nastiti
Copyright (c) 2024 Media Husada Journal Of Community Service
2024-11-282024-11-2831232810.33475/mhjcs.v3i1.50EDUKASI PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA MURID KELAS 6 SDN KAUMAN 2 KOTA MALANG
https://mhjcs.widyagamahusada.ac.id/index.php/jbo/article/view/48
<p>Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah kebiasaan yang dilakukan secara sadar untuk meningkatkan kualitas kesehatan individu dan masyarakat. Program PHBS yang diprakarsai oleh Kementerian Kesehatan Indonesia bertujuan untuk mendorong perilaku hidup sehat guna mencegah penyakit. Penelitian ini fokus pada penerapan PHBS di lingkungan sekolah, khususnya di SD Kauman 3 Kota Malang, dengan penekanan pada praktik cuci tangan menggunakan sabun di air mengalir. Metode penelitian yang digunakan adalah penyuluhan dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tim peneliti terdiri dari dosen dan mahasiswa yang memberikan materi dan pemaksaan mengenai PHBS, diikuti dengan praktik langsung oleh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa sangat antusias dan memahami pentingnya cuci tangan yang benar. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam peningkatan kesadaran dan perilaku hidup.</p>Abdillah Ramadhani
Copyright (c) 2024 Media Husada Journal Of Community Service
2024-11-282024-11-2831131710.33475/mhjcs.v3i1.48PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG SEBAGAI CAMPURAN BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN
https://mhjcs.widyagamahusada.ac.id/index.php/jbo/article/view/42
<p>Desa Srigonco merupakan desa wisata yang terletak di Malang Selatan, dekat dengan pantai. Salah satu hasil pertanian/perkebunan yang paling banyak adalah pisang. Keripik pisang merupakan salah satu produk unggulan Desa Srigonco. Selama ini hanya buah pisangnya saja yang digunakan, sedangkan untuk kulit pisang kurang dimanfaatkan bahkan masyarakat tidak mengetahui nutrisi yang terkandung di kulit pisang. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat kulit pisang serta pengembangan produk unggulan Desa Srigonco yang berasal dari kulit pisang yaitu minuman kulit pisang (lisang <em>drink</em>) dan brownis kulit pisang. Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM ini adalah sosialisasi, pelatihan, praktik dan pendampingan dalam pengelolaan limbah kulit pisang menjadi lisang drink dan brownis kulit pisang. Sebelum dan sesudah pelatihan masyarakat diberikan kuesioner tentang materi terkait yang. Hasil kuesioner sebelum/pre-test menunjukan bahwa rata-rata sebanyak 100% masyarakat tidak mengetahui nutrisi dan pemanfaatan kulit pisang selain sebagai pakan ternak. Hasil post-test menunjukan bahwa terdapat kenaikan pengetahuan masyarakat sebesar 100%. Oleh karena itu peserta yang hadir dalam acara tersebut antusias untuk mengembangkan produk unggulan kulit pisang yaitu minuman dan brownis kulit pisang.</p>Devita Sari
Copyright (c) 2024 Media Husada Journal Of Community Service
2024-11-282024-11-28311610.33475/mhjcs.v3i1.42EDUKASI PENGGUNAAN JAMBAN SEHAT PADA IBU-IBU PKK DI WILAYAH RT 01 RW 03 KELURAHAN GADINGKASRI KECAMATAN KLOJEN
https://mhjcs.widyagamahusada.ac.id/index.php/jbo/article/view/49
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya jamban sehat dalam rangka mewujudkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Kegiatan penyuluhan dilakukan kepada 20 anggota PKK di daerah X dengan materi meliputi pengertian, manfaat, dan indikator jamban sehat. Hasil penyuluhan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya jamban sehat dalam mencegah penyakit berbasis lingkungan. Diskusi juga menambahkan pengetahuan lebih tentang jamban sehat yang ada di daerah X, Pengetahuan yang memadai tentang jamban sehat sangat penting untuk mendorong masyarakat memiliki dan menggunakan jamban sehat.</p>Ismy Nur Hikmah
Copyright (c) 2024 Media Husada Journal Of Community Service
2024-11-282024-11-2831182210.33475/mhjcs.v3i1.49