PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BULAT (IBU BALITA) INOVASI KELOR UNTUK MENINGKATKAN NAFSU MAKAN BALITA

Authors

  • Patemah Patemah STIKES Widyagama Husada Malang
  • Ervin Rufaindah STIKES Widyagama Husada Malang

DOI:

https://doi.org/10.33475/mhjcs.v5i1.68

Keywords:

Ibu Balita, Kelor, Kue Kering.

Abstract

Masalah kesehatan gizi pada balita menjadi issue dan perhatian bagi pemerintah  indonesia. Pemerintah  menargetkan  prevalensi  stunting di tahun 2024 sebesar  14 persen.  prevalensi stunting di tahun  2021  sebesar  24,4  persen  sehingga  untuk  mencapai  target tersebut  diperlukan  penurunan   2,7  persen  di  setiap  tahunnya. Banyak faktor yang mempengaruhi  terpenuhinya  zat gizi makro dan mikro pada ibu hamil atau balita, seperti faktor, ekonimi, pendidikan  dan Pengetahuan. Tujuan dari kegitan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang cara mengolah makanan dari bahan kelor yang akan menjadi  makanan balita dengan judul “Pemberdayaan Masyarakat BULAT (Ibu Balita) melalui Implementasi Inovasi olahan kelor untuk meningkatkan nafsu makan balita”. Metode pelaksanaan dilakukan dengen kegiatan pretest dan kemudian pemberian penyuluhan dan pelatihan. Setelah itu dilakukan penilaian dengan posttest. Hasil kegiatan yaitu perbandingan sebelum dan sesudah kegiatan. Pengetahuan dari peserta sebelum pemberian mater dan pelatihan dengan kategori pengetahuan cukup baik yaitu 70 %  dan kategori baik 10%, kurang baik 20% dan setelah pelatihan pengetahuan dengan kategori pengetahuan baik yaitu 73.% dan yang cukup baik 27%. Peserta juga bisa mendemonstrasikan ulang cara mengolah kue kering dengan semua benar. Kesimpulan adalah terjadinya perubahan perilaku dengan terjadinya piningkatan pengetahuan baik setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan. Diharapkan ibu balita dapat membuat produksi kue kelor

Downloads

Published

2026-05-04

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.